jump to navigation

Hidup Bagai Halilintar 24 Februari 2010

Posted by anhe51 in Lumayan Serius.
Tags: ,
add a comment
Halilintar

Halilintar

Kalau di Bahasa Inggris seharusnya judul ini adalah “Life is a Roller Coaster“, tapi apa kata yang tepat untuk menterjemahkan “Roller Coaster” ke dalam Bahasa Indonesia? (Berhubung saya idealis yang mau menggunakan Bahasa Indonesia semaksimal mungkin dalam Blog ini).

Ternyata Roller Coaster belum pernah di-Indonesiakan, jadi saya terpaksa ambil nama dari Dunia Fantasi, permainan sejenis disebut “Halilintar” di sana. Jadinya judul ini agak aneh, tapi….yah biarlah.

Memang betul nasib kita selalu bertukar, hidup yang dahulu ramai dan banyak teman-teman, karena dahulu memang masih dunia kampus, sekarang berganti menjadi hidup yang soliter dan sepi dan semua itu terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sekitar 4 bulan, dan saya pun kadang masih belum rela agar Sang “Halilintar” tidak turun ke bawah dahulu dengan cepatnya.

Mendaki ke atas pun lama dan menegangkan, jika sudah akan sampai di atas, saya takut akan jatuh dengan cepat lagi, itu mengerikan. Masalahnya, saya sedang berada di mana? Masih di bawah? Ataukah sudah menanjak?

Yah…jalani hidup ini saja dulu dengan sebaik-baiknya


Anton Hermansyah

Nulis Lagi 24 Oktober 2009

Posted by anhe51 in Tidak Serius.
Tags: ,
add a comment

Akhirnya setelah memnidahkan blog ini ke WordPress, saya bisa nulis lagi. Setelah Geocities hilang file-file Javascript yang saya simpan di sana juga hilang, akibatnya isi blog jadi hancur, jadi malas untuk mengisinya lagi.

Tapi hari Jumat (23/10) kemarin, teman SD saya, Puri tiba-tiba menulis di wall saya dan berkomentar tentang blog-blog saya dan dia bilang Blog Anton Hermansyah bagus, hohoho sebuah tambahan semangat untuk melanjutkan nulis di Blog ini :-)

Seharusnya saya datang ke Pesta Blogger tapi nggak jadi lagi, gara-gara sibuk browsing tentang One Piece di web, satu lagi hal penting dikalahkan oleh hal penting, bagaimana ini hehehe

Siplah, sekian dulu untuk sekarang, semoga dengan Blog ini bisa lebih kreatif.

Anton Hermansyah

“Sebel”um Tidur 18 Agustus 2009

Posted by anhe51 in Tidak Serius.
Tags: , , ,
add a comment


Sebenarnya harus tidur pada saat ini, tetapi karena melihat Syekh Raco yang sedang bersemangat menulis blog, kejadian yang sangat langka dalam dua minggu ini dia sudah menghasilkan dua posting di blog yang berbeda (padahal biasanya sistem satu blog satu posting ^-^) saya pun menjadi tertarik untuk bercerita lagi.

Kenapa kata “SEBEL” ada pada tanda kutip..?? Itu untuk menggambarkan keadaan beberapa minggu ini di dunia sekitar saya, ok mulai dari sebab mengapa saya harus tidur secepat ini. Don Darmadi meminta saya mengantarkannya pagi-pagi untuk meminta tanda tangan penguji di lembar pengesahan, seharusnya hal tersebut bisa dilaksanakan kemarin tetapi karena ulah Mr. Ad*, pak penguji itu pun keburu pulang, yah…saya pun cuma bisa geleng-geleng, karena di awal tahun saya pun pernah punya masalah dengan sifat Mr. Ad*.

(lagi…)

Sambil Makan 25 Juli 2009

Posted by anhe51 in Tidak Serius.
Tags: , , ,
add a comment
McCafe

McCafe

Postingan ini saya buat pada saat saya makan di McDonald’s Gaplek, Pamulang dengan internet gratis di sini, yah sembari menunggu ibu saya yang mesti kerja akhir minggu begini. Sebenarnya kaget juga sih, sewaktu ke sini saya menemukan papan menu nya berganti semua, Big Mac, McChicken tidak ada berganti dengan menu-menu sarapan, McSausage, Bubur, Kopi Panas. Ternyata ini konsep baru dari McDonald (kalau tak salah di bannernya tertulis McCafe), saya baru bisa pesan menu yang “biasanya” di atas jam 11 (saya pesan jam 10).

Saya pesan McChicken Sausage plus Egg, lucu juga sih burger daging ayam plus telur ceplok, tapi burgernya dibalik. Di rumah sih saya sering juga bikin beginian pakai roti, daging burger, telur dan daging asap, cuma saat ini merasakan yang punya McD hehehe. Rasanya? Nggak jelek sih, tetapi mungkin karena ekspektasi saya adalah Big Mac dan kawan-kawan jadinya kurang puas, tetapi tidak mungkin kan tunggu sampai jam 11 cuma untuk pesan menu yang biasanya…keburu pulang deh.

Hanya ini sih yang saya mau tulis hehehe, untuk para penyantap McD, silakan berikan komentar anda soal konsep ini.

Resume Tiga Hari 25 Mei 2009

Posted by anhe51 in Lumayan Serius.
Tags: , , , ,
2 comments

Selama tiga hari ini Sabtu, Minggu dan Senin ada beberapa pengalaman yang bisa di ceritakan, meskipun ini gara-gara nggak sempat nulis blog kemarin-kemarin sih.

Sabtu – Futsal dan Masuk Angin

Durian

Durian

Setiap dua minggu sekali saya “dipaksa” main futsal di Goals Fatmawati seperti yang sudah diceritakan di postingan sebelumnya tapi kali ini kondisinya berbeda. Pertama, yang main jauh lebih sedikit dari yang lalu jadinya nggak ada ganti atau substitusi. Kedua, kalau minggu kemarin saya makan ala binaragawan (pagi oatmeal, siang telur, dan malam buah), minggu ini makan ala Paman Gembul, apa saja dimakan, jadinya metabolisme tubuh kacau kembali (istilah trainer saya). Ketiga, pagi-pagi cuma makan Soy Joy dan perut kosong melompong.

(Baca Seterusnya…)

Kesal pun Nulis 20 Mei 2009

Posted by anhe51 in Serius.
Tags: ,
6 comments
Teman Belajar

Teman Belajar

Ok, berakhir satu UAS di hari ini, dengan perjuangan dan emosi saya kerjain soal PRK ini. Perjuangan sih iya…tapi kenapa mesti ada kata-kata emosi…?

Begini ceritanya, sewaktu hari senin (18/5) saya dan Fajar ikut rombongan anak-anak yang sedang sibuk fotokopi bahan ujian. Karena sudah terlalu sore saya juga harus pulang, saya dan Fajar menitipkan bahan itu kepada Mr. R (bukan nama sebenarnya) untuk difotokopi dan rencananya akan diambil hari selasa siang, yah…sekitar jam dua belas deh.

(Besoknya…)

Mie Holic 17 Mei 2009

Posted by anhe51 in Tidak Serius.
Tags: , , ,
add a comment
Mie Instan

Mie Instan

Mungkin itu yang orang-orang bakal bilang kalau lihat belanjaan yang saya bawa. Yup tadi baru aja saya dan ayah saya pergi belanja bulanan, kenapa cuma berdua, humm karena ibu saya sedang di Bandung dan adik saya tewas kecapean. Coba bayangkan aja, dari enam kantong belanja yang dibawa 50% alias tiga kantong itu isinya Mie nggak bohong kok, ada rasa kari ayam, ayam spesial, sampai ke rasa aneh-aneh seperti ikan cakalang, sop apalah saya juga lupa. Semua itu dibeli dengan jumlah yang kalau disumbangin ke korban bencana alam bakal nggak habis dalam seminggu.

Memang begitulah yang terjadi kalau kalian hidup di keluarga pemakan segala, apa saja asal enak dimakan, dan hukum alam yang berlaku. Misalkan ada suatu kejadian, di mana ayah saya pulang membawa martabak telur dua bungkus, dan kebetulan saya pulang kemalaman, dan ibu saya memberi tahu kalau ada martabak.

Ibu : Tuh kak, ada martabak tadi ayah bawa
Saya : Disisain kan bu?
Ibu : (menjawab dengan ragu-ragu) Iya tuh… (menunjuk piring kecil yang di atasnya terdapat dua potong martabak telor)

Langsung saya teriak-teriak kesal nggak karuan masa dari dua bungkus besar cuma tersisa dua potong…???…!!!! Dan orang-orang rumah pun menjawab, “yang penting kan udah disisain”. Duhhh…!!!

Hidup ini memang keras, apalagi kalau berada di keluarga seperti ini…

Ini cuma tulisan iseng saja sih, yah hitung-hitung pemanasan sebelum saya mengetik bab 3 hehehe…


Anton Hermansyah

Futsal dan Lagu Mellow 9 Mei 2009

Posted by anhe51 in Lumayan Serius.
Tags: , , ,
add a comment

Logo Goals Fatmawati
Hari ini saya diajak ikut main futsal di Goals Fatmawati, Ini juga karena diajak si Aan, sebelumnya harus mengucapkan happy birthday to Adi Gemilang yang ultahnya jatuh di hari ini, tapi nggak ada kabarnya maupun update tentang traktiran, keasyikan pacaran kali.

Oke balik lagi ke soal futsal, asyik aja sih ada kegiatan di akhir minggu dan dunia lelaki pula (tak ada wanita kecuali ibu penjual minuman di situ –sumpah). Dasar bukan pecinta sepak bola jadi saya nggak punya sepatu futsal sama sekali, yang ada cuma sepatu sendal nggak bisa pula dipakai main, jadilah harus telanjang kaki alias Nyeker.

Tapi ternyata enak juga main futsal, biar kata teman-teman saya main kayak American Football, nabrak-nabrak orang mulu kerjaannya. Saya lari-lari terus dengan semangat seperti pejuang kita melawan penjajah….akibatnya pas pulang kaki ini pegel-pegel, dan kalau harus angkat paha rasanya sakit banget mana ditambah melepuh pula.

Yah, dua minggu lagi mesti main, kalau kabur tak beralasan di denda lima ribu katanya.

***

Hari ini dapet lagi satu lagu yang sesuai dengan theme song saya akhir-akhir ini, setelah sukses dengan Anggie – Ke Mana Kau, hari ini ada satu lagu Jazzy yang diputar di radio, setelah dicari-cari lagu itu Ariss – Biarkanlah Cinta, kayaknya sih bukan Aris Idol, wong suaranya aja beda, untuk liriknya sih begini :

Kulabuhkan hatiku hanya untuk dirinya
Tak tau mengapa aku jatuh cinta
Ku tau hati ini tak mungkin memilikinya
Kau telah berdua bahagia dengannya

Reff :
Dan biarkanlah cinta
Tumbuh dan mewangi di dalam hatiku
Walaupun tak sewangi yang aku rasa
Tetapi engkau memang kucinta

Dan biarkanlah cinta
Menjadi teman sepi dalam perihku
Karena ku tak bisa mengungkapkan padanya

Yah lumayan lah…cocok sama tema saya akhir-akhir ini.

***

Sebagai penutup, teman saya Retha menulis cerita ini di notes Facebooknya, ini ceritanya :

Cinta dan Perkawinan

Seorang murid bertanya pada gurunya, “Apakah itu cinta?”

Sang guru menjawab, “Pergilah ke sawah dan carilah padi terbesar lalu bawalah ke sini, tetapi peraturannya adalah — kamu hanya boleh satu kali melaluinya, tidak boleh berputar lagi dan mengambilnya.

Murid itu pun pergi ke sawah dan mulai mencari padi terbesar.

Pada baris pertama dia melihat sebuah padi yang besar tetapi dia berpikir mungkin nanti dia akan menemukan yang lebih besar, kemudian dia mencari lagi dan menemukan yang lebih besar, apabila dia mencari terus mungkin ada yang jauh lebih besar lagi. Setelah dia mencari lebih dari setengah sawah dia menyadari tidak ada yang lebih besar seperti yang dia lihat sebelumnya. Dia sadar bahwa dia telah melewatkan yang paling besar dan menyesali perbuatannya.

Sang murid pun kembali dengan tangan hampa.

Sang guru menerangkan bahwa inilah cinta, kamu bersikeras mencari yang lebih baik, tetapi kemudian kamu menyadari bahwa telah melewatkan yang terbaik.

Sang murid bertanya lagi, “Jadi, apakah itu pernikahan?”

Sang guru menjawab, “Pergilah ke ladang dan carilah bonggol jagung terbesar lalu bawalah ke sini, tetapi peraturannya adalah — kamu hanya boleh satu kali melaluinya, tidak boleh berputar lagi dan mengambilnya.

Murid itu pergi ke ladang dan mencari.

Tak mau mengulangi kesalahannya, sampai di tengah ladang dia telah memetik jagung berukuran sedang yang dia rasa telah memenuhi kriterianya, lalu dia kembali kepada gurunya.

Sang guru mengatakan, “kali ini kamu kembali dengan jagung, kamu telah memilih yang baik, kamu yakin dan percaya bahwa inilah yang terbaik yang bisa didapat inilah pernikahan.”

Bersikaplah ramah pada setiap orang, tetapi lakukan yang lebih intim dengan beberapa orang dan yang beberapa itu haruslah dipahami cukup baik sebelum kamu memberikan kepercayaan padanya.


Anton Hermansyah

Tak Perlu ke Mana-Mana 5 Mei 2009

Posted by anhe51 in Lumayan Serius.
Tags: , ,
3 comments

Mau makan nasi gudeg (Jogja)
Bukan berarti harus ke (Jogja)
Cukup ada di sini, tempat kita sendiri
Semua ada di sini


Eno Lerian – Semua Ada di Sini

Semua anak Indonesia yang pernah merasakan masa kecilnya di tahun 90-an pasti masih inget sama lagu tersebut. Lagu itu bercerita bahwa di Indonesia (mungkin lebih tepatnya adalah Jakarta) kita tidak perlu jauh-jauh pergi hanya untuk makan makanan khas daerah lain, misalkan kalau mau masakan Manado kita nggak perlu ke jauh-jauh Manado cukup ke restoran Manado saja (yang di Kelapa Gading lumayan banyak).

Dua hari libur ini saya merasakan hal yang diceritakan oleh lirik itu (lagi), meskipun kali ini skalanya internasional. Nggak usah bertele-tele lagi, ceritanya hari Sabbath (Sesuai yang diajarkan Bapa Fajar) saya dan keluarga pergi ke Restoran Jepang namanya “Take”, belum genap satu minggu, di hari Ahad kami sekeluarga makan di restoran belanda namanya “HEMA”.

Take

Japanese Food
Teman les Bahasa Jepang saya memberi tahu bahwa ada restoran Jepang yang baru dibuka di Pamulang, dan katanya yang punya adalah orang Jepang asli. Sayangnya di hari itu saya belum punya waktu untuk ke sana, lagipula yang terbayang adalah masakan-masakan Jepang standar yang sudah banyak beredar di Resto atau Kaki Lima di Indonesia, macam Katsu, Teriyaki dan Tempura.

Dua minggu kemudian, ayah saya memberi tahu kalau sewaktu dia keliling Ruko Pamulang Permai, dia melihat ada restoran Jepang, langsung saya teringat informasi dari teman saya. Langsung kami bertiga, saya, ayah dan adik saya pergi makan di sana.

Begitu disuguhkan menu, kami kaget dengan variasi menu yang ada. Masakan sehari-hari di Jepang persis seperti yang sering saya baca di komik-komik Jepang seperti sashimi, sushi, kari, donburi, ramen, sanma bakar, dan syabu-syabu bahkan kalau kita memesan Menu Set maka makanan tersebut disuguhkan lengkap dengan chawan mushi dan sup miso. Ada juga menu onigiri dengan ayam sayap goreng tepung untuk sarapan.

Harga yang ada bervariasi, mulai dari Rp 10,000 sampai 50,000 kalau kita membeli Menu Set. Harga tersebut sesuai dengan porsinya yang JUMBO di mana saya sendiri kepayahan untuk menghabiskannya.

Ruangannya bersih, dan apabila kita ke sana maka akan disuguhi lagi-lagu Jepang yang bervariasi mulai dari pop sampai rock. Di ruangan tersebut kalau mau merokok boleh-boleh saja, sebab ada kipas ventilasi yang siap menyedot asap (mungkin karena beberapa menu seperti syabu-syabu dan sanma bakar menghasilkan asap).

Pada kesempatan kedua ke sana, kami sekeluarga memesan menu syabu-syabu, karena ini menu baru, sang koki (mungkin juga merangkap pemiliknya) keluar dari dapurnya, dan dia menjelaskan dengan bahasa Indonesia (meskipun logat Jepangnya masih terasa), tentang bagaimana cara merebus bahan bahan yang ada seperti ikan, daging dan sayuran. Yup ini memang restoran yang ramah terhadap pengunjungnya, sayang saya lupa menanyakan nama orang Jepang itu.

Jika anda berkesempatan ke sana, restoran ini ada di Ruko Pamulang Permai, alamat pastinya saya tak tahu, tetapi cobalah cari di sekitar Super Indo Pamulang.

HEMA

Dutch Food
Sewaktu kami sekeluarga melewati Jalan Radio Dalam, perut kami sudah mulai memberi sinyal-sinyal lapar. Ibu saya memberi tahu bahwa temannya pernah bercerita ada restoran Belanda di sini. Begitu saya melihat restoran tersebut, kami pun berhenti untuk makan.

Di dalam HEMA kami langsung disambut dengan nuansa Belanda, mulai dari dinding bata, poster-poster yang bercerita tentang negeri Belanda, hiasan keramik, sepatu kelom sampai pelayan wanita yang berdandan ala Dutch Lady.

Untuk menunya tersedia pilihan-pilihan seperti steak, burger, sandwich, ikan dan kue-kue. Sepintas menu-menu ini “biasa-biasa saja” seperti Klappertart, Rissoles, Sirloin, Mashed Potato dan Zuppa Soup atau mungkin karena masakan Belanda sebenarnya sudah lama eksis di Indonesia sehingga kita tidak merasakan masakan ini sebagai masakan yang asing dan ekslusif.

Untuk menu yang disediakan sebenarnya harganya agak mahal, tetapi sebenarnya hanya berbeda Rp 2,000-5,000 dari harga makanan tersebut pada umumnya. Rasanya memang enak, dan patut dicoba adalah minuman Strawberry Lime Squash di mana sirup stroberi dicampur dengan jeruk nipis dan soda, rasanya segar sekali.

Restoran ini sangat cocok untuk kumpul keluarga dan reuni ketimbang hanya mampir sebentar untuk makan karena suasana di sini sangatlah unik dan membuat betah untuk berlama-lama. Jika ingin mampir restoran ini terletak di Kebayoran Baru, tepatnya di samping Cafe Tomodachi di dekat Sekolah Labschool.

Memang benar kata Eno Lerian, semua ada di sini, bahkan untuk merasakan masakan luar negeri pun kita tidak harus ke luar negeri.


Anton Hermansyah

Kelas Kosong 1 Mei 2009

Posted by anhe51 in Tidak Serius.
Tags: ,
add a comment

Kelas KosongHari ini, seperti yang sudah saya tulis di Twitter Saya adalah hari kuliah pagi untuk pertama kalinya di tahun ini. Kuliah pengganti sih…biasanya kuliahnya siang.

Karena permasalahan absen yang sudah mentok hari ini makanya harus masuk ke kelas, bela-belain mandi pagi-pagi, karena mandinya kelamaan, saya terpaksa naik motor, padahal masih trauma dengan badai semalam di mana saya harus mengarungi badai gila itu dengan MOTOR.

Sampai di kampus, ternyata udah telat 20 menit langsung buru-buru ke papan pengumuman, lihat kelasnya ada di ruang mana, ternyata kelasnya ada di lantai 3, dan karena di kampus tercinta ini belum ada lift jadilah harus naik tangga, menyiksa paha yang seharusnya dilatih di ruang fitness.

Tapi sampai di sana….

  • Buka pintu…ckrekkk
  • Pintu terbuka
  • Tada…dammm…KELASNYA KOSOOONGG
  • Saya berteriak “Anybody Home..!!..??”, tapi tak ada yang menjawab, kalaupun ada palingan jin penjaga ruangan itu

Ya Tuhan, di mana keadilan….hu…hu…hu… Jangan sampai hal yang lebih buruk menimpaku hari ini…


Anton Hermansyah

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.