Bangau Bisa Menjadi Supra Tetapi Vega Tetaplah Vega 27 Februari 2010
Posted by anhe51 in Tidak Serius.Tags: Iseng, Keluarga, Tentang Anton
add a comment
Hari ini saya baru saja membengkelkan Yamaha Vega saya. Banyak yang sudah harus diganti, mulai dari ban, gir, rantai sampai plat kopling. Seperti kata Deddy Mizwar, “Pakai Onderdil Asli”, siap lah, mahal sedikit nggak papa.
Tapi setelah selesai dan saya bawa pulang ke rumah, rasanya…?? Biasa saja kok, paling rantai sudah tidak bunyi, ‘tarikan’ agak sedikit lebih responsif. intinya, “kembali ke normal”. Jelas ini ‘servis’ kalau berubah ya namanya ‘modifikasi’.
Tapi kalau dulu diingat-ingat saat motor pertama saya, Jialing Bangau di ‘servis’ besar tenaga dan performa nya langsung berubah dan jadi lebih baik. Saya cerita tentang ini kepada Ayah saya dan kami berdua tertawa.
Kenapa…??
Karena kalau si ‘Bangau’ harus ganti onderdil, kami berdua selalu ganti dengan onderdil Honda Supra yang notabene beberapa tingkat di atas ‘Bangau’. Intinya si ‘Bangau’ naik kasta menjadi “Jialing Supra” atau “Honda Bangau”
Tetapi ‘Vega’ tetaplah ‘Vega’, wong “pakai onderdil asli” kalau pun berubah ya sekedar balik ke asal bukan naik kasta.
–
Anton Hermansyah
Hidup Bagai Halilintar 24 Februari 2010
Posted by anhe51 in Lumayan Serius.Tags: Diari, Tentang Anton
add a comment
Kalau di Bahasa Inggris seharusnya judul ini adalah “Life is a Roller Coaster“, tapi apa kata yang tepat untuk menterjemahkan “Roller Coaster” ke dalam Bahasa Indonesia? (Berhubung saya idealis yang mau menggunakan Bahasa Indonesia semaksimal mungkin dalam Blog ini).
Ternyata Roller Coaster belum pernah di-Indonesiakan, jadi saya terpaksa ambil nama dari Dunia Fantasi, permainan sejenis disebut “Halilintar” di sana. Jadinya judul ini agak aneh, tapi….yah biarlah.
Memang betul nasib kita selalu bertukar, hidup yang dahulu ramai dan banyak teman-teman, karena dahulu memang masih dunia kampus, sekarang berganti menjadi hidup yang soliter dan sepi dan semua itu terjadi dalam waktu yang cukup singkat, sekitar 4 bulan, dan saya pun kadang masih belum rela agar Sang “Halilintar” tidak turun ke bawah dahulu dengan cepatnya.
Mendaki ke atas pun lama dan menegangkan, jika sudah akan sampai di atas, saya takut akan jatuh dengan cepat lagi, itu mengerikan. Masalahnya, saya sedang berada di mana? Masih di bawah? Ataukah sudah menanjak?
Yah…jalani hidup ini saja dulu dengan sebaik-baiknya
–
Anton Hermansyah
Nulis Lagi 24 Oktober 2009
Posted by anhe51 in Tidak Serius.Tags: Diari, Tentang Anton
add a comment
Akhirnya setelah memnidahkan blog ini ke WordPress, saya bisa nulis lagi. Setelah Geocities hilang file-file Javascript yang saya simpan di sana juga hilang, akibatnya isi blog jadi hancur, jadi malas untuk mengisinya lagi.
Tapi hari Jumat (23/10) kemarin, teman SD saya, Puri tiba-tiba menulis di wall saya dan berkomentar tentang blog-blog saya dan dia bilang Blog Anton Hermansyah bagus, hohoho sebuah tambahan semangat untuk melanjutkan nulis di Blog ini
Seharusnya saya datang ke Pesta Blogger tapi nggak jadi lagi, gara-gara sibuk browsing tentang One Piece di web, satu lagi hal penting dikalahkan oleh hal penting, bagaimana ini hehehe
Siplah, sekian dulu untuk sekarang, semoga dengan Blog ini bisa lebih kreatif.
–
Anton Hermansyah
“Sebel”um Tidur 18 Agustus 2009
Posted by anhe51 in Tidak Serius.Tags: Diari, Iseng, Tentang Anton, Wanita
add a comment

Sebenarnya harus tidur pada saat ini, tetapi karena melihat Syekh Raco yang sedang bersemangat menulis blog, kejadian yang sangat langka dalam dua minggu ini dia sudah menghasilkan dua posting di blog yang berbeda (padahal biasanya sistem satu blog satu posting ^-^) saya pun menjadi tertarik untuk bercerita lagi.
Kenapa kata “SEBEL” ada pada tanda kutip..?? Itu untuk menggambarkan keadaan beberapa minggu ini di dunia sekitar saya, ok mulai dari sebab mengapa saya harus tidur secepat ini. Don Darmadi meminta saya mengantarkannya pagi-pagi untuk meminta tanda tangan penguji di lembar pengesahan, seharusnya hal tersebut bisa dilaksanakan kemarin tetapi karena ulah Mr. Ad*, pak penguji itu pun keburu pulang, yah…saya pun cuma bisa geleng-geleng, karena di awal tahun saya pun pernah punya masalah dengan sifat Mr. Ad*.
Lima Syarat Satria Jawa 10 Juni 2009
Posted by anhe51 in Serius.Tags: Iseng, Keluarga, Rumah, Tentang Anton, Wanita
3 comments
Hari selasa kemarin (9/6) sehabis saya pulang dari Bogor, ada notes Facebook dari Juragan Prana yang bertanya “Saat punya penghasilan berapa kalian siap untuk melamar cewe?“. Sebuah pertanyaan iseng tapi saya kira cukup nyangkut di hati para pria yang hidup di jaman yang semakin matere sulit. Benar saja, di bawah begitu saya periksa kolom komentar, angka-angka pun bermunculan 10 juta per bulan lah, 15 juta per bulan dan lain-lain. Meski saya percaya kalau mau melamar sih lamar saja, mau hidup sengsara dahulu ya tak apa, sekalian menge-test apakah anda punya istri yang tabah dan bisa diandalkan hehehe, mau hidup sejahtera dari awal ya syukur, toh rejeki datang dari Tuhan dan Tuhan selalu menolong.
Sehabis itu sebelum tidur saya lanjutkan membaca Bumi Manusia, dan saya menemukan hal yang masih satu tema dengan pembicaraan sebelumnya, di bab 18 ada dialog sang tokoh utama Minke dengan ibunya sebelum resepsi pernikahannya. Salah satunya yang menarik perhatian saya adalah Lima Syarat Satria Jawa yaitu wisma, wanita, turangga, kukila dan curiga.
- Wisma (Rumah), maksud rumah di sini bukan sekedar alamat, tetapi sebagai tempat untuk kembali dan kepercayaan bagi semua yang meninggali. Artinya dia harus bisa menjadi tempat bersandar dan kepercayaan bagi orang-orang di sekitarnya.
- Wanita, adalah lambang kesuburan, penghidupan dan kehidupan, kemakmuran serta kesejahteraan, seorang satria harus memandang wanita sebagai sumbu pada semua, di mana kehidupan dan penghidupan berasal. Tidak hanya kepada istri, tetapi juga pada ibu dan bagaimana kita mempersiapkan anak-anak perempuan kita.
- Turangga (Kuda), adalah lambang kendaraan, berupa ilmu pengetahuan, keterampilan, keahlian dan kemajuan. Tanpa kendaraan kita tidak akan bisa melangkah jauh dan pendek pengelihatan (mungkin di sini maksudnya adalah visi).
- Kukila (Burung), adalah lambang keindahan dan hobi, dalam melakukan sesuatu terlepas dari untuk menyambung hidup haruslah ada sebuah kepuasan batin pribadi dan menikmati segala sesuatu, sehingga kita akan menjalani hidup dengan semangat.
- Curiga (Keris), sebagai lambang kewaspadaan, kesiagaan dan keperwiraan, sebuah alat untuk mempertahankan empat hal sebelumnya agar tidak binasa
Memang tidak hanya sebatas materi saja yang kita harus punya dalam mempersiapkan diri menjadi seorang pria yang berkeluarga, tetapi juga sikap. Memang di sini erat kaitannya dengan satu etnis saja yaitu Jawa, tetapi dapat berlaku universal, dan saya yakin etnis-etnis lain pun mempunyai wejangan dan falsafah semacam ini.
Hum…dua buah pelajaran di hari yang sama. Jurangan Pran dengan ajaran moderennya dan Jurangan Pram (Pramoedya Ananta Toer) dengan ajaran kunonya (tetapi masih berguna). Terima kasih untuk kalian berdua…!!!
–
Anton Hermansyah
Menerawang 8 Juni 2009
Posted by anhe51 in Lumayan Serius.Tags: Tentang Anton
2 comments
Hari minggu kemarin saya kembali bertemu dengan mantan-mantan petinggi KpME dalam rangka pencanangan Arisan KpME. Senang sih melihat mereka-mereka mantan bos saya sewaktu masih jadi kroco di organisasi.
Belasungkawa Tragedi Hercules dan Andai-Andai 22 Mei 2009
Posted by anhe51 in Lumayan Serius.Tags: Tentang Anton
4 comments
Terbangun pagi, internetan sambil melihat (lebih tepatnya mendengar) TV, acara berita kebetulan menayangkan jatuhnya pesawat Hercules. Memang sih sudah nggak membahas teknis bagaimana pesawat jatuh dan bla…bla…bla-nya tetapi sudah masuk ke adegan isak tangis keluarga dan situasi-situasi lainnya yang masih berhubungan seperti batalnya resepsi nikah karena ayahnya jadi korban sehabis jadi wali nikah anaknya, pemakaman para korban baik militer maupun sipil, sampai Presiden SBY dan Wapresnya JK berebut memberikan simpati kepada para korban.
Suatu hal yang beberapa kali disebut di berita ini adalah masalah anggaran, dicertakan kalau dari anggaran militer yang ada, TNI-AU mendapatkan anggaran yang paling kecil di sini, jadi “wajar” saja kalau perawatan pesawat agak kurang, bukan masalah pesawat Hercules yang ternyata usianya sudah 29 tahun, bahkan berita menyebutkan “yang terpenting bukanlah usia pesawat tetapi perawatannya“. Yah…apa saja lah yang bisa dikata.
Saya pun menghayal akan membuat perusahaan penerbangan yang mengakomodir penerbangan-penerbangan perintis tapi aman dan murah, yah…seperti Adam Air Northwest Airlines lah yang nantinya bisa membantu memajukan perekonomian dan pembangunan daerah timur seperti Papua, karena yang naik pesawat saya dari kalangan biasa sampai businessman.
Kesal pun Nulis 20 Mei 2009
Posted by anhe51 in Serius.Tags: Diari, Tentang Anton
6 comments
Ok, berakhir satu UAS di hari ini, dengan perjuangan dan emosi saya kerjain soal PRK ini. Perjuangan sih iya…tapi kenapa mesti ada kata-kata emosi…?
Begini ceritanya, sewaktu hari senin (18/5) saya dan Fajar ikut rombongan anak-anak yang sedang sibuk fotokopi bahan ujian. Karena sudah terlalu sore saya juga harus pulang, saya dan Fajar menitipkan bahan itu kepada Mr. R (bukan nama sebenarnya) untuk difotokopi dan rencananya akan diambil hari selasa siang, yah…sekitar jam dua belas deh.
Mie Holic 17 Mei 2009
Posted by anhe51 in Tidak Serius.Tags: Diari, Keluarga, Makanan, Tentang Anton
add a comment
Mungkin itu yang orang-orang bakal bilang kalau lihat belanjaan yang saya bawa. Yup tadi baru aja saya dan ayah saya pergi belanja bulanan, kenapa cuma berdua, humm karena ibu saya sedang di Bandung dan adik saya tewas kecapean. Coba bayangkan aja, dari enam kantong belanja yang dibawa 50% alias tiga kantong itu isinya Mie nggak bohong kok, ada rasa kari ayam, ayam spesial, sampai ke rasa aneh-aneh seperti ikan cakalang, sop apalah saya juga lupa. Semua itu dibeli dengan jumlah yang kalau disumbangin ke korban bencana alam bakal nggak habis dalam seminggu.
Memang begitulah yang terjadi kalau kalian hidup di keluarga pemakan segala, apa saja asal enak dimakan, dan hukum alam yang berlaku. Misalkan ada suatu kejadian, di mana ayah saya pulang membawa martabak telur dua bungkus, dan kebetulan saya pulang kemalaman, dan ibu saya memberi tahu kalau ada martabak.
Ibu : Tuh kak, ada martabak tadi ayah bawa
Saya : Disisain kan bu?
Ibu : (menjawab dengan ragu-ragu) Iya tuh… (menunjuk piring kecil yang di atasnya terdapat dua potong martabak telor)
Langsung saya teriak-teriak kesal nggak karuan masa dari dua bungkus besar cuma tersisa dua potong…???…!!!! Dan orang-orang rumah pun menjawab, “yang penting kan udah disisain”. Duhhh…!!!
Hidup ini memang keras, apalagi kalau berada di keluarga seperti ini…
Ini cuma tulisan iseng saja sih, yah hitung-hitung pemanasan sebelum saya mengetik bab 3 hehehe…
–
Anton Hermansyah
Nyobain Twitter 30 April 2009
Posted by anhe51 in Tidak Serius.Tags: Diari, Tentang Anton
add a comment
Biasanya nggak ada email masuk ke account yahoo saya, memang karena tu account cum berfungsi buat masuk ke mailing list atau untuk fasilitas YM, email dari Milis pun di forward ke email utama saya, jadi deh email itu kosong melompong.
Tapi tiba-tiba ada email masuk, dan ternyata isinya mengabarkan bahwa Yunitalia Subroto mengajak anda untuk ikut dalam Twitter. yah …cobain aja dulu deh toh mencoba tidak berdosa.
Untuk tau alamat twitter saya klik di sini
–
Anton Hermansyah









